Program Doktor, Undiksha Terima Mahasiswa dari China

BULELENG – Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) menerima belasan mahasiswa dari China. Mahasiswa tersebut mengambil program pendidikan reguler di Program Studi S3 Ilmu Pendidikan. Orientasi pengenalan kehidupan kampus dilaksanakan, Sabtu (24/9/2022).

Acara yang berlangsung secara daring ini dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kerjasama Undiksha, Dr. Gede Rasben Dantes, S,T.,M.T.I. Ia yang mewakili Rektor menyampaikan, Undiksha terus berupaya meningkatkan jumlah mahasiswa dari luar negeri, baik untuk jenjang pendidikan sarjana, magister, dan doktor. Hal tersebut sebagai bentuk implementasi program internationalization at home yang dicanangkan Rektor Undiksha pada tahun 2019.

Selain itu, juga sebagai upaya untuk mewujudkan Undiksha sebagai trend setter dan universitas bereputasi internasional maupun dalam upaya mewujudkan visi “Menjadi Universitas Unggul Berlandaskan Falsafah Tri Hita Karana di Asia pada tahun 2045”.

Berangkat dari hal tersebut, pihaknya memberikan apresiasi atas kepercayaan mahasiswa dari China sebanyak 15 orang yang telah memilih Undiksha sebagai tujuan menempuh pendidikan doktor. “Semoga dengan kehadiran mahasiswa ini, semakin menjadikan Undiksha sebagai rumah belajar masyarakat internasional,” ungkapnya.

Disampaikan lebih lanjut, dalam proses perkuliahan, Undiksha berkomitmen untuk memberikan mahasiswa pengetahuan, kompetensi, skill, dan pengalaman terbaik. Atas hal itu, berbagai aspek menjadi perhatian, mulai dari tenaga pendidik atau dosen yang kompeten di bidangnya maupun sarana prasana. “Kami terus berbenah untuk menghadapi persaingan ke depan,” ujar Rasben Dantes.

Sepanjang tahun 2022, Undiksha telah menerima 100 mahasiswa luar negeri untuk mengikuti berbagai program. Jumlah ini diharapkan dapat terus meningkat. Undiksha telah melakukan berbagai upaya, mulai dari pengajuan akreditasi internasional untuk 21 program studi yang terdiri atas lima klaster, pembentukan program BIPA, dan sebagainya. “Kami berharap ke depan ada peningkatan jumlah mahasiswa dari luar negeri,” imbuh Wakil Rektor asal Kabupaten Badung ini.

Sementara itu, Direktur Pascasarjana Undiksha, Prof. Dr. I Gusti Putu Suharta, M.Si., menyampaikan penerimaan mahasiswa dari luar negeri ini baru kali pertama untuk program studi S3 Ilmu Pendidikan. “Sebelum perkuliahan, kami memberikan orientasi dengan tujuan agar mahasiswa mengetahui tentang Undiksha dan program studi,” katanya.

Ia juga mengharapkan mahasiswa ini dapat menyelesaikan studi tepat waktu dan mampu menjadi lulusan yang berkarakter, adaptif, kolaboratif, terampil, dan inspiratif. “Masa studi maksimum untuk S3, enam tahun dan perpanjangan satu tahun. Tetapi kami berharap bisa tuntas tiga tahun sesuai waktu normal,” pungkasnya. (ms)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *