Tokoh-tokoh Muhammadiyah Lintas Generasi Gelar “Jagongan Budaya”

DENPASAR – Tokoh-tokoh Muhammadiyah lintas generasi menggelar “Jagongan Budaya” di Rumah Dakwah Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Denpasar, Sabtu (10/9/2022). “Jagongan Budaya” ini menjadi tanda mulai dibukanya budaya bernarasi santai bagi pegiat-pegiat seni dan pencinta budaya kader-kader Muhammadiyah lintas generasi.

“Jagongan Budaya ini merupakan sebuah forum diskusi alternatif yang lebih cair, santai, namun dengan bahasan yang berisi dan berbobot. Untuk acara “Jagongan Budaya” kali pertama hari ini membahas bagaimana memberi muatan nilai pada tagline ‘Berkemajuan dan Berkeadaban’,” kata Duha, salah satu tokoh atas terselenggaranya acara ini.

Selain itu, kata dia, “Jagongan Budaya” ini juga merupakan upaya menghidupkan tradisi berkesenian di Muhammadiyah Bali. Karena itu, dalam “Jagongan Budaya” ini juga diisi dengan pembacaan puisi.

Dikatakan, “Jagongan Budaya” merupakan pondasi dalam usaha menata minat dan bakat generasi Muhammadiyah dalam hal berkesenian dan memahami budaya literasi yang sejak awal telah diperkenalkan oleh KH. Ahmad Dahlan.

“Jagongan Budaya ini Insya Allah akan merangkul Lembaga Seni Budaya dan Olahraga (LSBO) Muhammadiyah, agar nantinya bisa berkembang. Sewaktu-waktu kita bisa nonton bareng film-film yang merupakan karya LSBO Pusat. Perlahan namun pasti kita berikan ruang berkesenian kepada kader-kader kita sehingga Muhammadiyah Bali akan semakin menggembirakan dalam geraknya,” tutur Tatang Mukti, yang juga salah satu tokoh pencetus “Jagongan Budaya” ini.

Acara “Jagongan Budaya” kali ini juga dihadiri budayawan dan pelaku seni Bali, Tatang BSP. Ia berkesempatan memberi narasi penyemangat diskusi ini. Tatang memaparkan konteks narasi budaya dan memberikan spirit ‘berkemajuan dan berkeadaban’.

“Jagongan Budaya” pertama ini dihadiri Gunawan, selaku Ketua LSBO Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Bali yang berkesempatan juga membaca sebuah puisi. Juga hadir Tatang Wisnu Wardana, selaku Sekretaris PDM Denpasar, Erwin selaku tokoh pemikir Muhammadiyah, Sekjen Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Bal,i Fachrudin, serta Ketua IMM Bali, Irfani Maulana. (ms)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *