KETUA UMUM PP BKMT TERPILIH DINILAI SOSOK YANG INOVATIF

BEKASI – Ketua Umum PP Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT), Hj. Syifa Fauzia, M.Art, yang kembali terpilih untuk periode kedua, 2021-2026 dalam Muktamar IX BKMT, dinilai merupakan sosok yang inovatif. Selain itu, Hj. Syifa merupakan pemimpin yang cerdas, tawadu’, rendah hati dan keilmuannya bisa dibanggakan.
Penilaian tersebut disampaikan Ketua Umum BKMT Provinsi Bali, Hj. Lilik Hidayati, SE, di sela-sela mengikuti Muktamar IX BKMT di Graha Alawiyah, Kompleks Pesantren Putri As-Syafiiyah, Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (9/10/2021).

Ia yakin sosok Hj. Syifa mampu membawa BKMT ke depan menjadi semakin solid, semangat dan punya loyalitas tinggi. “Kami mengharapkan Ketua Umum BKMT pusat tetap istiqomah dalam menegakkan kalimat tauhid, tidak terpengaruh kondisi politik yang penuh intrik,” ujar Hj. Lilik.

Sementara terkait pelaksanaan Muktamar yang berlangsung 6-9 Oktober 2021, ia mengatakan, muktamar merupakan kegiatan yang wajib ada dalam organisasi. Dalam muktamar dilaksanakan laporan pertanggungjawaban program kerja selama menjabat, mengevaluasi kinerja pengurus, memilih ketua umum BKMT, merancang atau merevisi AD ART, dan menyusun program kerja serta pelantikan pengurus pusat.

“Muktamar IX BKMT ini dilaksanakan dengan mematuhi prokes. Dari mulai menyiapkan kartu vaksin dan melakukan swab PCR atau antigen. Selain itu juga jumlah peserta dibatasi per provinsi yaitu paling banyak 5 orang,” jelasnya.

Dikatakan, BKMT wilayah Bali selalu hadir dalam setiap kegiatan yang ada di pusat, utamanya muktamar. Biasanya yang berangkat sebanyak 2 orang. “Tujuan kami hadir di muktamar, selain bersilaturahmi dengan sahabat se-Indonesia, juga ikut mensukseskan proses pemilihan pengurus pusat yang baru. Juga menyampaikan aspirasi dan memberikan masukan dari daerah agar BKMT semakin maju dan jaya,” papar Hj. Lilik.


Ia mengaku terkesan mengikuti muktamar. Banyak ilmu yang diperoleh dalam muktamar. Utamanya berbagi ilmu terkait pengalaman dalam menjalankan organisasi. (Laporan Dr. Surayanah, BKTM Provinsi Bali)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *