SEJARAH LAHIRNYA MTS NEGERI JEMBRANA, BERMULA DARI MTS AL MUSLIMUN NEGARA

Oleh Eka Sabara, S.Pd.I

SETELAH gempa di tahun 1976, terbesit sebuah keinginan dari H. Nuryasin untuk mendirikan sekolah Islam setingkat SMP. Berangkat dari kegelisahan tersebut, niat tersebut diutarakan kepada tokoh-tokoh Muslim, sahabat H. Nuryasin.

Kebetulan rumah H. Nuryasin sering dikunjungi para tokoh-tokoh agama untuk berdiskusi maupun bertukar pikiran. Dalam diskusi-diskusi di rumahnya di Jalan Manggis, H. Nuryasin mengutarakan keinginannya mendirikan sekolah Islam setingkat SMP.

Gayung pun bersambut. Bersama sahabatnya, A. Hasan Ali, keinginan itu semakin dimantapkan dengan mengajak beberapa tokoh pendidikan lainnya.

Lantas lahirlah MTs Al Muslimun Negara. Sekolah ini 12 Mei 1979 M (15 Jumadil Ahkir 1399 H). Berbadan hukum Akta Notaris Amir Sjarifuddin (PPA. Wilayah Kota Administratif Denpasar) Jalan Veteran 21 Denpasar, dengan Nomor Akta Notaris 63 tertanggal 20 September 1980.

MTs Al Muslimun Negara berada di bawah Yayasan Pendidikan Al Muslimun. Pendirinya para tokoh pendidikan Islam dan tokoh masyarakat di Kabupaten Jembrana. Mereka adalah Ahmad Hasan Ali Bachelor of Arts (Kepala Pendidikan guru agama negeri di Negara), H. Nur Yasin (Pegawai Kantor Departemen Pendidikan dan Kebudayaan kabupaten Jembrana), H. Asmuni Ahmad (Pegawai kantor Departemen Agama Kabupaten Jembrana), H. Abdullah Munawar (Pegawai Kantor Departemen Agama Kabupaten Jembrana), dan Ramlan (Pegawai Kantor Departemen Agama Kabupaten Jembrana).

Struktur Organisasi Pengurus Yayasan Pendidikan Al Muslimun waktu itu, yakni Ketua I H. Nur Yasin, Ketua II H. Abdullah Munawar, Ketua III H. Raden Suharyo, Sekretaris I Asmuni Ahmad, Sekretaris II Madasin, Bendahara H. Hasbullah, Pembantu Umum Muhammad Husnen, Muhammad Dimyati Amin, Muhammad Yasin, Sa’id Jum’an, Raden Suparno, Mohamad Sya’rohni, Djaenuri, H. Abdurrachman. Badan Pengawas Ahmad Hasan Ali, BA dan Ramelan.

Yayasan Pendidikan Al Muslimun Negara bergerak dalam bidang penyelenggaran pendidikan (madrasah tsanawiyah) dengan berlandaskan pada azas Syariat Islam, Pancasila dan UUD 1945. Selama tahun 1980 sampai tahun 1990 sistem penggalian dana pembangunan sekolah, selain dengan infaq/sedekah dari masyarakat, juga secara rutin mengirimkan surat-surat permohonan bantuan kepada para tokoh-tokoh di Jakarta yang bersedia sebagai donatur, di mana pada masa itu bantuan dikirim melalui wesel kantor POS.

Seiring kemajuan masyarakat dan dunia pendidikan MTs Al Muslimun terus eksis berkiprah memajukan pendidikan di Jembrana telah banyak menghasilkan lulusan yang telah menyebar di Indonesia sebagai generasi penerus bangsa.

Dalam perkembangannya, berkat dukungan dan keinginan masyarakat serta partisipasi tokoh masyarakat Jembrana agar MTs Al Muslimun Negara diubah statusnya dari swasta ke MTs. negeri, pihak pengelola Yayasan Pendidikan Al Muslimun mengusulkan penegerian sekolah sejak tahun 2005 kepada pemerintah. Akhirnya pengusulan tersebut dikabulkan dengan dikeluarkannya SK Menteri Agama RI Nomor 92 Tahun 2009.

Sejak berdirinya MTs Al Muslimun Negara sampai berubah menjadi MTs Negeri Jembrana, beberapa nama pernah menjabat kepala madrasah.

1. H. Yasin Al Qadri                           Periode : 1979 s/d 1986                 (Mts. Al Muslimun Negara)

2. Mutarom,BA                                 Periode : 1986 s/d 1995                 (Mts. Al Muslimun Negara)

3. H.Asmuni Ahmad, A.Md Periode : 1995 s/d 2004                           (Mts. Al Muslimun Negara)

4. Hasnuddin, S.Ag                          Periode : 2004 s/d 2007                 (Mts. Al Muslimun Negara)

5. Drs. H. Hawari                Periode : 2007 s/d 2008                                (Mts. Al Muslimun Negara)

6. Muzhir,S.Pd, MM            Periode : 2008 s/d 2010                             (Mts.Al Muslimun Negara dan MTs.N Jembrana)

7. Drs.H. Supriadi, M.PdI Periode : 2010 s/d 2013 (MTs. N Jembrana)

Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri Jembrana terletak di Jalan Gunung Semeru gang IV No. 10 Loloan Timur, Kecamatan Jembrana, Kabupaten Jembrana propinsi Bali. Madrasah seluas 2.970 M2 diresmikan pada 10 Agustus 2009 sesuai dengan Surat Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 92 tahun 2009 tanggal 19 Juni 2009 tentang Penetapan 83 Madrasah Tsanawiyah Negeri. (ms)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *