SEJARAH SEKOLAH ISLAM DI JEMBRANA, DARI PGA 4 TAHUN HINGGA MAN NEGARA

SEKOLAH pendidikan Islam di Jembrana mempunyai sejarah panjang. Dimulai dari berdirinya sekolah Pendidikan Guru Agama (PGA) hingga akhirnya menjadi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Negara. Bagaimana sejarahnya?

Pada tahun 1962, sejumlah anggota Djamiatul Muslimin (Djamus) mendirikan PGA 4 Tahun Djamiatul Muslimin. Sekolah ini menempati gedung Madrasah Ibtidaiyah Islam Loloan Barat (sekarang MII Mujahidin).

PGA 4 Tahun Djamiatul Muslimin dapat menempati gedung MII Loloan Barat tersebut karena sekolah tersebut didirikan para anggota Masyumi pada tahun 1952. Sementara anggota Djamiatul Muslimin yang mendirikan PGA 4 Tahun Djamiatul Muslimin merupkan organisasi tempat bernaung para mantan anggota Masyumi. Mereka membentuk organisasi Djamiatul Muslimin Jembrana pada tahun 1960.

Gedung MII Loloan Barat tersebut semula merupakan bangunan sederhana, berdinding gedek. Pada tahun 1955, bangunan gedek tersebut diganti menjadi bangunan yang lebih permanen dari bata merah. Pembangunan gedung MII Loloan Barat itu diresmikan pada tanggal 19 Maret 1955 oleh Perdana Menteri M. Natsir. Ditandai peletakan batu pertama secara langsung oleh Perdana Mentri M. Natsir yang datang berkunjung ke Jembrana. (Sumber foto M. Natsir di Loloan 1955).

Pada tahun 1969, sesuai surat perintah dari Kasubag Ispenda Bali Utara Nomor DD/I/Pda/S/P/563/1968, maka PGA 4 Tahun Djamiatul Muslimin berubah menjadi PGA Islam Persiapan 4 Tahun. Proses belajar-mengajar tetap berlangsung di MII Loloan Barat (sekarang MII Mujahidin).

Selain PGA Djamiatul Muslim 4 Tahun, di Jembrana juga ada PGA Mualimin 4 Tahun yang didirikan pada tahun 1965. Para pendirinya yakni H. Abdurrahman Azis (anggota DPRD GR Jembrana pada 1965), Amin AR, H. Ahmad Damanhuri. Namun PGA Mualimin 4 Tahun hanya bertahan sebentar, sekitar 3 tahunan. Pada tahun 1968, PGA Mualimin 4 Tahub sudah tidak aktif lagi.

Pendirian PGA Islam Persiapan 4 Tahun, selain merupakan pelaksanaan dari Surat Perintah Kasubag Ispenda Bali Utara Nomor DD/I/Pda/S/P/563/1968, juga sebagai tindaklanjut hasil Musyawarah Umat Islam Seluruh Bali pada tahun 1955 di Masjid Subagan Karangasem. Pendirian PGA Islam Persiapan 4 Tahun di Jembrana juga sekaligus sebagai pengganti atas gagalnya pendirian PGA 4 Tahun di Singaraja dan PGA 4 Tahun Mualimin. PGA Islam Persiapan 4 tahun berjalan dari tahun 1969 sampai tahun 1970.

Sejumlah tokoh terlibat dalam pendirian PGA Islam Persiapan 4 Tahun. Mereka adalah H.R. Suharyo, H. Saleh, Zen Usman, Arifin, Umar Alhabsy, dan H. Abdurrahman Imran. Panitia dibentuk dengan struktur, Penasehat K.H. S. Ali Bafaqih dan KH. Moh. Yatim, Ketua H.R. Suharyo, Sekretaris H. Saleh, Bendahara H. Hafiz bin H Yasin bin H Tahir, dengan anggota Zen Usman, Arifin, Umar Al Habsy, H. Abdurrahman Imran, Mustafa Al Qadri, Ridwan H Basuni, H. Nuryasin, dan H. Abdullah Munawar. (Sumber wawancara langsung dengan alumni PGA Islam Persiapan M Taswin bin H Hafiz, kelahiran tahun 1950. Saat ini –12 Maret 2021, M Taswin berusia 70 tahun)

Sejarah terus berjalan. Pada tahun 1970, PGA Islam Persiapan 4 Tahun dinegerikan oleh Departemen Agama Daerah Tingkat I Provinsi Bali. PGA Islam Persiapan 4 Tahun dianggap telah memenuhi persyaratan untuk penegerian, sehingga berdasarkan SK Menteri Agama Nomor 82 Tahun 1970, PGA Islam Persiapan 4 Tahun itu berubah menjadi PGA Negeri (PGAN) 4 Tahun pada tanggal 26 Mei 1970. PGAN 4 Tahun dipimpin oleh H. Abdullah Munawar, S.H., berdasarkan S.K. Perwakilan Departemen Agama Provinsi Bali No. 216/B/Pga/P/1970.

Di tahun-tahun awal, PGAN 4 Tahun masih melakukan proses belajar-mengajar di MII Mujahidin, Loloan Barat. Sementara gedung baru PGAN 4 Tahun mulai dibangun di Kelurahan Dauhwaru. Departemen Agama menugaskan Drs. Djamroni sebagai pimpinan proyek pengadaan lahan dan pembangunan gedung Baru PGAN 4 Tahun. Proyek pembangunan gedung baru PGAN 4 Tahun dimulai pada akhir tahun 1970 dan baru diresmikan pada Maret 1974.

Sejak tahun 1974, kegiatan belajar mengajar PGAN 4 Tahun berpindah ke lokasi baru, di Kelurahan Dauhwaru, tepatnya di Jl. Ngurah Rai No. 103 Negara.

Perjalanan sejarah PGAN 4 Tahun berlanjut. Pada tahun 1990, PGAN 4 Tahun disempurnakan menjadi PGAN 3 Tahun. Itu berdasarkan Keputusan Menteri Agama Nomor 64 Tahun 1990. Pada waktu itu, seluruh PGAN dialih-fungsikan secara bertahap menjadi Madrasah Aliyah Negeri. Dengan demikian, PGA Negeri Negara berubah menjadi Madrasah Aliyah Negeri Negara pada tahun 1991. Dan berdasarkan Keputusan Menteri Agama No. 42 Tahun 1992 tanggal 1 Juli 1992 tentang alih fungsi dari PGAN menjadi MAN di seluruh Indonesia, PGAN Negara secara utuh menjadi MAN Negara.

Karena prestasi-prestasi yang diraih oleh MAN Negara, pada tahun 1998, MAN Negara dinobatkan sebagai MAN Model untuk wilayah Bali dan Nusa Tenggara. (ms)

  • Sumber foto : H.S. Yasin Al Qadri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *