PERGUNU BALI GELAR SELEKSI BEASISWA IKHAC

SINGARAJA – PW Pergunu Bali mengadakan seleksi calon penerima beasiswa kerjasama PP Pergunu dengan Pondok Pesantren Ammanatul Ummah (Institut KH Abdul Chalim) Mojokerto pada Minggu, 14 Juni 2020, secara serentak melalui platform google meeting. Kegiatan seleksi ini merupakan tahap ke-2 setelah para calon penerima beasiswa melalui tes tulis pengetahun agama Islam Sabtu, 13 Juni 2020, melalui google form yang disediakan Pansel.

Kegiatan seleksi terpusat terpusat di Buleleng dan diikuti para calon mahasiswa dari berbagai titik kegiatan, seperti PC Pergunu Karangasem bertempat di MTs Ma’arif Bebandem, Klungkung di PTA Nurul Huda Kampung Gelgel, Jembrana di MTsN 3 Jembrana dan Buleleng di MTs Al Khairiyah Tegallingah.

Jumlah peserta pada tahun 2020 ini sebanyak 26 orang, 24 di antaranya adalah peserta calon S1 dan 2 orang calon S2 dengan berbagai minat program studi. Dalam kegiatan tersebut, Pansel, Moh. Sahlan, menghadirkan para dewan juri untuk langsung menilai kemampuan para peserta dalam ketrampilan mengaji dengan tartil dan tilawatil qur’an dan praktek bacaan shalat fardu serta do’a ala annahdliyah. Di antara dewan juri adalah para Penasehat dan pengurus PW Pergunu, yaitu KH. Maksum Amin, Hj. Azizah Aziz, Firman, A.Yani, M. Hairum, Azzanudin, Istiyanah.

Dalam pantauan, tampak kegiatan ini lancar meskipun berlangsung secara daring (virtual), dan antusias peserta sangat tinggi. Mereka mengikuti kegiatan dengan tertib sejak pukul 08.00 – 12.00 Wita secara bergilir. Para dewan penguji (juri) juga mendampingi peserta sampai dengan akhir kegiatan.

Dalam sesi akhir, Korwil IV PP Pergunu (Bali Nusra), H. Lewa Karma, menyampaikan apresiasi kepada pengurus PW Pergunu, Pansel, PC Pergunu terkait dan para pihak yang memfasilitasi kegiatan ini, termasuk para peserta yang hadir dan mengikuti seleksi dengan khidmat. Menurut Lewa, hasil seleksi ini akan dipergunakan sebagai gambaran kemampuan awal dan kesiapan para calon mahasantri agar pengurus Pergunu bisa memetakan kompetensi, memberikan masukan, bimbingan sehingga selama proses pemondokan dan perkuliahan nanti.

Hal ini dimaksudkan agar bisa berjalan sesuai denga visi misi Kiai Asep, selaku pengasuh Ammanatul Ummah (IKHAC) dan juga komitmen PP Pergunu. Adapun korwil berpesan bahwa semua peserta agar berdo’a semoga mereka bisa berangkat tanpa kecuali untuk menimba ilmu di Mojokerto. “Tugas kami adalah  memonitor dan menyiapkan calon mahasiswa sesuai juknis yang dikeluarkan oleh PP. Selanjutnya menyampaikanya ke PP untuk ditetapkan layak-tidaknya nanti sebagai penerima beasiswa tahun 2020,” tukas Lewa.

Pergunu Bali memang mendapat kehormatan sejak 2016 lalu hingga 2019, selalu ada mahasiswa penerima beasiswa baik jenjang S1 maupun S2. Sampai saat ini Bali sudah mengirim 35 orang mahasiswa ke Mojokerto yang kelak diharapkan sekembalinya ke Bali bisa berkiprah dan bekerja untuk tujuan dakwah demi kemaslahatan umat dan kemajuan Nahdliyin. Untuk itu, 26 orang calon peserta beasiswa tahun 2020 ini dimotivasi dan didorong semoga bisa lulus semua sekaligus berharap PP memberikan reward lebih kepada Bali yang telah ikhtiar meningkatkan progress kegiatan dan jumlah anggota organisasi.

Di tempat terpisah pada Ahad malam (pukul 19.00 wita) PP Pergunu  juga mengadakan meeting virtual melalui zoom membahas dan mengevaluasi pengelolaan beasiswa dengan menghadirkan para pengurus PP dan PW se- Indonesia. Beberapa poin penting hasil pertemuan tersebut adalah: 1) data anggota agar dipilah seperti guru, dosen ustadz di pontren. 2) Untuk menjaga privasi data, maka cukup admin saja yang mengelola data di setiap PW. 3) Pencetakan Smart Card Pergunu adalah PP Pergunu atas usulan PW. 4) Pencetakan kartu simas manual adalah PW Pergunu. 5) PP Pergunu memberikan reward kepada PW Pergunu untuk PC Pergunu di wilayahnya dalam penerimaan beasiswa dengan memperhatikan progres data base keanggotaannya. (ms)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *