PENDIS KEMENAG BULELENG SIAPKAN PROTOKOL NEW NORMAL

SINGARAJA – Madrasah di Kabupaten Buleleng mulai menyiapkan diri jelang new normal (adaptasi rutinitas dengan pola baru) dalam protocol pencegahan covid-19. Tampak madrasah sudah mulai menerapkan protokol kesehatan secara mandiri, meskipun belum ada kejelasan madrasah akan segera dibuka atau tidak. Untuk persiapan new normal di madrasah masih tahap sosialisasi dan evaluasi. Kasi Pendidikan Islam Kemenag Buleleng, H. Lewa Karma, menyampaikan bahwa dia sudah bekerja sama dengan pengawas, bagaimana memantau kesiapan madrasah menyongsong new normal dengan desain pembelajaran dan teknis pencegahan covid-19. Protokol pencegahan covid-19 harus dirancang dari awal masuk pintu gerbang disemprot disinfektan, penyiapan termo gun, pengaturan tempat cuci tangan yang cukup, pengaturan kelas dengan jarak minimal 1 meter untuk batas kiri kanan dan depan belakang. Termasuk penyiapan hand sanitizer di setiap kelas serta penggunaan masker,” ujar Lewa. Di Kabupaten Buleleng sendiri terdapat lembaga formal dengan rincian 25 RA, 25 MI, 12 MTs dan 6 MA. Disamping itu, ada puluhan TPQ, Madin dan pondok pesantren juga menunggu kebijakan pemerintah terkait new normal dan teknisnya. Madrasah mulai menyiapkan penerapan protokol kesehatan secara mandiri dengan dukungan pemerintah melalui revisi Juknis BOS sebagai solusi pengadaan alat-alat kelengkapan protocol dan juga penyiapan pendukung e-learning. “Alhamdulillah, Direktorat KSKK bertindak cepat menyikapi pandemi ini, sehingga madrasah bisa mendapat celah mengambil langkah dalam pengelolaan pencegahan covid-19 dan pemenuhan akselerasi e-learning madrasah,” tukas Lewa. Berikutnya, dalam rangka memastikan kesiapan protocol pencegahan covid-19 tersebut, maka pihak Pendis Buleleng meminta semua RA/madrasah membentuk gugus tugas yang ditetapkan oleh Kepala Madrasah sekaligus menyusun SOP dan kemungkinan teknis layanan pembelajaran selama new normal baik layanan daring, luring maupun tatap muka. Dalam arahan Kabid Pendis Kemenag Bali, Dr. Arjiman, M.Pd, ketika meeting virtual (Selasa, 2 Juni 2020) yang lalu juga meminta semua warga madrasah menyikapi ini dengan segera sekaligus memastikan semua pihak untuk ikut regulasi dan mekanisme yang ditetapkan oleh pemerintah. Untuk itu, Pendis Buleleng bergerak cepat melakukan tindak lanjut dan melibatkan para pengawas melakukan tinjauan dan monev ke RA/madrasah termasuk mengajak Kepala Kantor Kemenag Buleleng berkunjung ke lapangan menyaksikan langsung kesiapan madrasah menyambut new normal. Sementara di tempat terpisah Kakan Kemenag Buleleng, Drs. IGK Sumberjana, MM, mengharapkan semua warga madrasah ikut aktif menjalankan protocol pencegahan covid-19 dan selalu memberikan layanan terbaik untuk anak didik. Demikian disampaikan saat kunjungan melihat kesiapan new normal di MIN 2 Buleleng yang didampingi oleh Kasi Pendis Kemenag Bulelen, H. Lewa Karma. (ms)

Madrasah di Kabupaten Buleleng mulai menyiapkan diri jelang new normal (adaptasi rutinitas dengan pola baru) dalam protocol pencegahan covid-19

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *