MADRASAH JAGA LAYANAN BDR DENGAN PRODUKTIF

Lewa Karma

SINGARAJA – Kepala Seksi Pendis Kemenag Buleleng, Lewa Karma, Sabtu (25/4/2020), mengaku optimis warga madrasah dan pendidikan Islam di Buleleng bisa melaksanakan ibadah puasa Ramadhan 1441 H dengan khidmat dan khusuk di tengah anjuran menjaga ibadah  dengan tetap merujuk pada protokol pencegahan darurat Covid-19. Lewa selalu menguatkan para warga madrasah untuk mengikuti imbauan dan edaran yang dikeluarkan, baik pemerintah pusat maupun daerah.

Bagi pendidikan Islam, imbauan tentang pelaksanaan bekerja dan belajar dari rumah (BDR) sejak 16 Maret 2020 yang lalu bukan hal yang baru lagi. Memasuki sesi ke-3 BDR ini, mantan Kepala MIN 2 Buleleng ini mengajak semua warganya untuk selalu patuh dan komitmen dengan amanat pemerintah.

Sesi BDR ke-3 ini yang berlangsung sejak 22 April 2020 sampai 13 Mei 2020 sesuai dengan edaran dari Menteri PAN-RB dikuatkan oleh edaran Gubernur Bali dan Plt. Kakanwil Kemenag Bali. Layanan KBM, ujian dan termasuk kegiatan Ramadhan ini sudah diperkuat dengan beberapa edaran lainnya. Di antaranya Edaran Menag RI No.6/2020 tentang kegiatan ibadah selama Ramadhan dan hari raya Idul Fitri yang titik tekannya semua kegiatan ibadah (buka puasa, shalat tarawih, tilawah/tadarus) dipusatkan di rumah bersama keluarga.

Sementara kegiatan pengumpulan dan penyaluran zakat fitrah, maal dan infaq sedekah agar dipercepat di awal ramadhan agar bisa dimanfaatkan untuk kepentingan warga madrasah yang kurang mampu. Berikutnya, edaran Menag RI No. 7/2020 tentang larangan cuti, mudik bagi ASN Kemenag, termasuk sebagai model keluarga sehat dan penggunaan masker di luar rumah juga ditekankan oleh Menag Fahrul Razi.

Di pihak lain, Dirjen Pendis Kemenag RI melalui  Direktur KSKK Madrasah mengajak warga madrasah untuk tetap produktif selama ramadhan. Direktur KSKK, misalnya membuat imbauan untuk menyaksikan tayangan “Syiar Madrasah” selama bulan Ramadhan 1441 H. Diinformasikan bahwa Direktorat KSKK Madrasah selama bulan Ramadhan akan menggelar layanan pendidikan tambahan dengan judul Syiar Madrasah yang akan ditayangkan di Metro TV setiap Senin-Jumat pukul 16.05 WIB. Tayangan ini bertujuan untuk memberikan bekal pendidikan karakter bagi siswa madrasah selama bulan Ramadhan 1441 H. Sebubungan dengan hal tersebut, semua komponen madrasah diminta menyebarluarkan informasi ini kepada seluruh kepala madrasah agar menginstruksikan kepada siswa/siswi MI, MTs dan MA untuk menyaksikan acara dimaksud.  Untuk Siswa MI dianjurkan hanya menonton saja sementara siswa MTs dan MA diberikan tugas tambahan. Saat menyaksikan “Syiar Madrasah” di Metro TV, siswa/siswi madrasah tsanawiyah dan madrasah aliyah, diwajibkan untuk melakukan aktivitas sebagai berikut: 1. Menyusun ringkasan dan menyimpulkan isi ceramah “Syiar Madrasah” setiap hari; 2. Memberikan laporan hasil ringkasan/kesimpulan yang ditandatangani oleh orangtua pada setiap hari dan diserahkan kepada guru sebagai bahan penilaian aktivitas Ramadhan di setiap madrasah.

Abdurrahman Umar, selaku direktur juga memohon dukungan Kegiatan Pekan Imunisasi Dunia 2020 yang akan dilaksanakan pada tanggal 24 – 30 April 2020 dengan tema “Imunisasi untuk Semua” yang bermaksud untuk memberikan perlindungan terhadap penyakit kepada seluruh masyarakat Indonesia.  Dengan mempertimbangkan perkembangan kasus Covid-19, kegiatan Pekan Imunisasi Dunia (PID) 2020 dilaksanakan melalui mobilisasi media komunikasi, informasi dan edukasi baik elektronik, video ataupun cetak dengan sasaran adalah anak sekolah dasar (SD) dan madrasah ibtidaiyah (MI) sederajat, yakni siswa kelas 1 – 6. Sehubungan dengan hal tersebut, semua warga madrasah diminta untuk menyebarluarkan informasi ini kepada seluruh satuan pendidikan madrasah, terutama madrasah ibtidaiyah (MI) di wilayah kerja saudara masing-masing.

Sementara Bidang Pendidikan Islam Kanwil Kemenag Bali juga senantiasa mengajak semua warga Pendis, khususnya madrasah di semua jenjang yang ada di kabupaten/kota se-Bali menjaga layanan pembelajaran selama BDR pada bulan Ramadhan.

Kabid Pendis Kanwil Kemenag Bali, Dr. Arjiman, M.Pd., juga terus memantau dan meneruskan setiap informasi penting kepada madrasah. Beberapa kali Pendis Bali juga mengadakan pertemuan virtual dengan para kasi Pendis maupun kepala madrasah dan perwakilan RA/madrasah, ketua KKM untuk memastikan semua informasi sampai ke RA/Madrasah dan binaan Pendis lainnya.

Arjiman berharap semua warga Pendidikan Islam, khususnya keluarga madrasah di semua kabupaten/kota dan semua jenjang bisa mengikuti arahan/imbauan/edaran pemerintah pusat dan daerah untuk mengikuti protokol pencegahan darurat Covid-19.

Di lain pihak, Pendis juga mendorong RA/madrasah untuk melakukan kegiatan yang mendukung upaya pencegahan secara kolektif dan massif dengan memberdayakan partisipasi masyarakat dan anggaran madrasah yang ada sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Sebagai contoh di RA/madrasah juknis BOP/BOS lama No. 7330/2019 telah direvisi menjadi No. 1801/2020 yang memungkinkan penggunaan dana BOP/BOS lebih maksimal untuk pencegahn covid sekaligus layanan e-learning selama BDR berlangsung. (ms)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *