100 GURU NU DILATIH PEMBELAJARAN BERBASIS IT

SEBANYAK 100 guru yang tergabung dalam Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Perguru) dilatih pembelajaran efektif berbasis teknologi informasi (IT). Pelatihan diberikan narasumber H. Aji Sugiarto, M. Kom.
Acara berlangsung pada Jumat, 31 Januari 2020 di Gedung Pusunda Buleleng. Korwil IV Pergunu Bali, NTB, NTT, Lewa Karma, membuka acara workshop sehari yang digelar PC Pergunu Buleleng tersebut.
Kegiatan ini bertujuan sosialisasi smart card Pergunu dan bimbingan pembelajaran efektif berbasis IT. Dengan harapan acara ini menjadi momentum untuk menguatkan semangat dan peran guru NU yang dimulai dari Buleleng, kata Lewa.
Momen tersebut, selain workshop, juga sebagai wujud syukur dari warga NU terhadap hari lahir NU yang ke-94 yang kebetulan jatuh pada hari Jumat. Acara disemarakkan dengan kegiatan Yasinan, tawassul, dan pengajian umum.
Pada saat itu guru-guru diajak santai menikmati suasana akademik dalam kondisi lesehan mendengar penyampaian narasumber yang menggebu. Aji sapaan akrab narasumber membuka cakrawala berpikir guru tentang teknologi pembelajaran dan motivasi belajar menghadapi anak didik yang multi problem.
Dia juga menyampaikan rencana Korwil IV Pergunu untuk mengembangkan KTA berbasis digital yang dikerjasamakan dengan berbagai instansi dan nantinya bisa berfungsi ganda untuk kepentingan anggota Pergunu. Dengan demikian, pemegang KTA Pergunu selain sebagai bukti keanggotaan juga memiliki fasilitas layanan tambahan dan sejumlah manfaat lainnya yang bisa dijadikan alat bayar (e-money) sampai pada fungsi ATM.
Aji yang juga pengusaha IT ini memberikan informasi bahwa ke depan seluruh aspek layanan pendidikan akan berbasis digital. Karena itu, guru-guru NU harus lebih awal menangkap peluang dan menjemput keuntungan. Selain guru sebagai profesi mulia juga dituntut untuk kreatif, mandiri dan memiliki jiwa entrepreneur demi menopang kebutuhan diri dan agar bisa memberikan manfaat lebih.
Dalam tanya jawab yang dibuka oleh moderator tampak antusiasme peserta meminta narasumber membekali ilmu dan pendampingan yang lebih lanjut. Namun demikian, Aji tak mati gaya, untuk tindak lanjut dari pertemuan yang pertama itu harus dibuatkan ruang dan kesempatan lanjutan untuk memberikan kebutuhan rill para guu di lapangan seperti aplikasi RPP, presensi, pengelolaan nilai dan pelajaran serta masih bayak lagi aplikasi soal yang bersifat gratis.
Di sisi lain, Aji juga mengenalkan program yang disinergikan bersama Korwil IV PP Pergunu berupa pengabdian kemasyarakatan lainnya, seperti pendampingan aplikasi manajemen kemasjidan. Pada hari yang sama, Aji didampingi penasehat Pergunu Bali, KH Maksum Amin, menyerahkan aplikasi manajemen kemasjidan kepada Ketua Takmir Masjid Nurul Iman Pemaron, Abdul Wahid.
Penggunaan sistem informasi manajemen ini akan membantu takmir masjid dalam mengelola data, informasi dan sejumlah kelebihan lainnya yang bisa tersimpan, terkoneksi dan diakses dengan cepat secara digital.
Lewa Karma selaku Korwil IV Pergunu sangat mengapresiasi komitmen Aji mendukung program Pergunu Bali dan wilayah NTB daan NTT ke depannya. Ia juga berharap rencana itu akan digarap tuntas. (ms)

PENYERAHAN plakat kepada narasumber pada acara workshop yang digelar Pergunu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *